apa yang akan terjadi jika hari ini penghasilan Anda terpaksa berhenti?
Bukan karena Anda malas atau kurang kerja keras. Tapi karena selama ini, seluruh hidup Anda bertumpu pada satu sumber penghasilan saja. Kalau sumber itu berhenti besok, apa yang masih bisa Anda andalkan?
Sebelum lanjut baca, luangkan 2 menit untuk video ini dulu.
Bukan video jualan. Ini cara pandang baru tentang kenapa setiap orang, bukan cuma yang penghasilannya kecil, butuh punya sumber penghasilan kedua.
Ya, saya mulai sadar penghasilan kedua itu penting
Kalau video tadi kena banget, boleh lho langsung ngobrol santai sama kami.
Ngobrol Yuk →Sebelum bicara solusi, mari jujur dulu soal posisi Anda sekarang.
Sepuluh pertanyaan ini bukan untuk membuat Anda cemas. Ini pertanyaan reflektif yang biasa kami ajukan ke calon rekan bisnis kami, untuk melihat secara jujur seberapa siap kondisi finansial seseorang menghadapi masa depan. Tidak perlu dijawab keras-keras, cukup dijawab dalam hati, sejujur-jujurnya.
Masyarakat Indonesia belum memiliki dana untuk menghadapi risiko finansial mendadak, seperti sakit, kehilangan pekerjaan, atau kebutuhan darurat lainnya. Sementara itu, hanya sekitar 9% yang punya dana darurat setara enam bulan penghasilan.
Apakah penghasilan Anda hari ini sudah cukup untuk mewujudkan kehidupan ideal yang Anda bayangkan, bukan sekadar cukup untuk bertahan?
Kalau Anda harus berhenti bekerja bulan depan karena sakit, apa yang akan menopang keluarga Anda?
Sudahkah Anda punya tempat tinggal yang benar-benar nyaman untuk Anda dan keluarga, atau itu masih jadi rencana yang terus ditunda?
Kalau anak Anda diterima di sekolah impian tahun depan, apakah dananya sudah tersedia, atau baru akan dicari saat itu juga?
Sudahkah Anda menyiapkan dana untuk pernikahan anak-anak Anda kelak?
Kalau ada kesempatan naik haji atau perjalanan spiritual yang Anda impikan tahun ini, apakah Anda sanggup berangkat?
Kalau Anda berhenti bekerja hari ini, apakah dana pensiun Anda cukup untuk menopang sisa hidup Anda?
Adakah amanah finansial atau utang dari masa lalu yang sampai sekarang belum benar-benar selesai?
Kalau ada anggota keluarga masuk rumah sakit besok pagi, apakah dana daruratnya sudah siap tanpa harus berutang?
Kalau suatu saat Anda tidak bisa lagi bekerja seperti sekarang, karena usia, kesehatan, atau alasan lain, apa sumber penghasilan yang tetap berjalan?
Kalau sebagian besar jawaban Anda tadi adalah “belum”, Anda tidak sendirian. Sebagian besar orang berada di posisi yang sama, termasuk yang penghasilannya jauh di atas rata-rata. Pertanyaannya sekarang bukan lagi soal siapa yang salah, tapi apa yang mau Anda lakukan mulai hari ini, selagi masih ada waktu untuk bersiap.
Ya, saya belum sepenuhnya siap dan ingin mulai cari jalan keluarnya
Tidak apa-apa belum siap. Yang penting mulai. Yuk cerita dulu soal kondisi Anda.
Ngobrol Yuk →Ini yang biasanya terjadi kalau backup plan terus ditunda.
Bukan untuk menakut-nakuti. Ini pola yang berulang, didukung data, dan kami temui pada banyak orang dengan penghasilan yang sebenarnya cukup baik. Semakin lama ditunda, semakin sedikit pilihan yang tersisa.
Seluruh hidup bergantung pada satu sumber
Kalau sumber itu terganggu, karena sakit, PHK, atau perubahan industri, tidak ada jalur lain yang menopang.
77.965 pekerja Indonesia kena PHK sepanjang 2024
Naik 20,2% dibanding tahun sebelumnya. Ini bukan hal yang hanya terjadi pada orang lain, siapapun bisa mengalaminya.
Tidak ada ruang untuk berhenti sejenak
Setiap bulan yang berhenti bekerja berarti penghasilan ikut berhenti. Tidak ada jeda untuk istirahat atau sakit.
Dana darurat sering baru terasa perlu saat sudah terlambat
Biaya kesehatan mendadak atau kebutuhan keluarga yang tidak terduga bisa menghabiskan tabungan bertahun-tahun.
Setelah pensiun, siapa yang bayar kebutuhan sehari-hari?
Tanpa sumber penghasilan pasif, masa tua bergantung penuh pada tabungan yang terus berkurang.
Restrukturisasi bisa terjadi kapan saja, tanpa peduli seberapa lama Anda mengabdi
Efisiensi, restrukturisasi, atau perubahan kebijakan perusahaan bisa mengubah posisi paling stabil sekalipun dalam waktu singkat.
Ya, saya tidak mau terus-terusan hidup dalam risiko ini
Daripada dipikirkan sendiri terus, coba diskusikan. Tidak akan dipaksa apa-apa, janji.
Ngobrol Yuk →Arkan bukan sekadar bisnis. Ini sekolah untuk membangun jalur kedua.
Sekolah Bisnis Arkan lahir dari satu keyakinan sederhana: setiap orang berhak punya lebih dari satu sumber penghasilan, tanpa harus berhenti dari pekerjaan utamanya dan tanpa harus jadi ahli bisnis dulu.
Selama ini kami sudah membimbing ribuan orang dari berbagai latar belakang, karyawan, ibu rumah tangga, wirausaha, profesional, untuk mulai memikirkan dan membangun jalur kedua bagi hidup mereka.
Kami percaya, punya backup plan bukan tentang seberapa besar penghasilan Anda sekarang, tapi tentang seberapa siap Anda menghadapi hal-hal yang tidak bisa diprediksi. Soal solusinya sendiri seperti apa, cerita paling jujur biasanya keluar saat ngobrol langsung, bukan lewat halaman web.
Ya, saya penasaran dengan solusi yang Arkan tawarkan
Wajar kok penasaran. Yuk tanya langsung, kami jelasin pelan-pelan.
Ngobrol Yuk →800+ orang sudah membangun penghasilan kedua bersama Arkan
Bisnis ini terbukti bisa dijalankan siapa saja, bahkan tanpa latar belakang pebisnis sebelumnya. Berikut sebagian dari mereka yang sudah membuktikannya.
Bertekad mengubah masa depan keluarganya, Rikma mulai menghasilkan sejak awal bergabung. Semangat itu terbayar cepat.
Di usia menjelang 50, banyak karyawan mulai cemas menghadapi masa pensiun. Pak Didik memilih berbeda, sejak usia 41 tahun beliau sudah membangun penghasilan keduanya.
Sebagai sales freelance tanpa gaji tetap, Akbar mencari penghasilan yang lebih pasti. Delapan bulan pertama berjalan tanpa hasil berarti, tapi ia tetap konsisten.
Ibu rumah tangga, calon pensiunan, sampai yang penghasilannya belum tentu setiap bulan, semua mulai dari titik yang sama: belum tahu caranya. Yang membedakan hanyalah keputusan untuk mulai, dan tidak semua orang secepat Rikma, sebagian butuh proses seperti Akbar. Keduanya sama-sama sah.
Ya, saya juga mau punya kisah seperti mereka
Cerita Anda bisa jadi yang berikutnya. Mulainya dari satu obrolan kecil.
Ngobrol Yuk →Satu keputusan hari ini bisa jadi alasan hidup Anda lebih tenang lima tahun dari sekarang.
Tidak perlu langsung yakin seratus persen. Mulai dengan satu percakapan singkat dulu, tanpa tekanan, untuk mengenal lebih jauh apa yang Arkan tawarkan sebagai jalur kedua Anda. Kalau setelah ngobrol ternyata belum cocok, tidak apa-apa. Tapi kalau tidak pernah mulai, Anda tidak akan pernah tahu.
Mulai Konsultasi via WhatsApp